Lifestyle
5 Destinasi Wisata yang Dilewati Pawai Api Asian Games 2018
SHARE THIS POST
0 0 0 0

Asian Games, ajang olahraga terbesar kedua di dunia akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Tentu Anda sudah mengikuti perjalanan pawai obor Asian Games jelang perhelatan penting ini bukan? Tujuan pawai obor Asian Games utamanya untuk mempromosikan ajang olahraga dunia ini. Namun, Asian Games bukan hanya tentang olahraga. Asian Games juga menjadi salah satu cara mempromosikan kekayaan kearifan lokal Indonesia termasuk destinasi wisata. Nah, berawal dari pengambilan api abadi Mrapen dan penyatuan api di Prambanan, pawai obor resmi berlangsung sejak 18 Juli 2018. Tepat sebulan sebelum pembukaan Asian Games, perjalanan pawai obor dimulai dari Jawa Tengah. Ini dia tujuan wisata di lima titik utama yang dilewati api Asian Games di Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Bali.

Sumber: Terkini.com

Berkat Asian Games ke-18 yang berlangsung di Indonesia, banyak warga yang akhirnya mengenal api abadi Mrapen. Api abadi Mrapen ini sendiri memiliki latar sejarah yang panjang. Tempat wisata api abadi Mrapen ini terletak di desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Nah, ibukota Groboban adalah Purwodadi yang berada di jalan propinsi menghubungkan Semarang dan Surabaya lewat Cepu.

Jadi, kalau ingin bertualang ke tempat ini dengan kereta misalnya pilih dua jalur utama, yakni Semarang – Tawang menuju timur (Surabaya Kota) atau Semarang  – Tawang menuju tenggara (Solo Balapan). Stasiun terbesarnya adalah Stasiun Ngrombo yang dilewati jalur kereta utama. Kalau ingin ke lokasi menggunakan moda transportasi pesawat, rutenya adalah dari bandara Ahmad Yani Semarang menuju ke Simpang Lima, lalu lanjut jalur darat menuju Mrapen sekitar 1,5-2 jam perjalanan

Sumber: Facebook

Siapa tak kenal Candi Prambanan dengan kemegahannya. Candi ini seringkali menjadi latar abadi yang selalu menawan untuk berbagai perhelatan. Nah, penyatuan obor Asian Games (api India yang disatukan dengan api abadi Mrapen) berlangsung di Lapangan Brahma, kawasan Candi Prambanan,

Jadi, destinasi wisata ternama di Jawa Tengah ini menjadi tempat bersejarah perjalanan pawai obor Asian Games ke-18. Candi Prambanan selalu terlihat menawan di kala siang hingga matahari terbenam, apalagi didukung pencahayaan optimal. Swafoto berlatar Candi Prambanan akan membawa pulang kenangan tak terlupakan. Apalagi kilas balik di kawasan candi inilah peristiwa bersejarah penyatuan api Asian Games 2018. Mendapatkan penobatan Situs Warisan Dunia UNESCO, Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia yang menjadi candi terindah yang dimiliki Asia Tenggara. Tinggi dan ramping menjadi ciri khas candi ini yang memikat mata dan hati. Tinggi mencapai 47 meter menujulang mewakili kemegahannya dibandingkan candi kecil lain di sekitarnya.

Kalau dilihat dari nama, ada pendapat yang menyebutkan Prambanan diambil dari kata “mban” yang dalam Bahasa Jawa bermakna mengembang tugas. Uniknya, lokasi candi ini persis di perbatasan propinsi Daerah Istimewa Jogjakarta dengan Jawa Tengah. Candi Prambanan berdiri di wilayah administrasi desa Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Namun, pintu masuk kompleks Candi Prambanan terletak di wilayah adminstrasi desa Tlogo, Prambanan, Klaten. Jarak dari pusat kota gudeg, sebut saja Tugu Jogja, tidak membutuhkan waktu terlalu lama, kurang lebih satu jam berkendara roda empat.

Sumber: Jogja Scrummy

Jogja memang selalu istimewa dengan beragam peninggalan bersejarah dan ikon wisata. Salah satu ikon wisata yang menarik perhatian dan jadi incaran latar swafoto saat berwisata adalah Tugu Jogja yang terletak di pusat kota dan wisata Jogja. Ikon wisata ini selalu menjadi destinasi latar foto saat berlibur di Jogja. Tugu Jogja terletak di perempatan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Margo Utomo yang menjadi pusat perkantoran, usaha juga pariwisata. Nah, pawai api Asian Games juga melewati lambang dari kota Jogja ini. Selain memang sudah menjadi ikon kenamaan di Jogja, monumen ini menjadi semakin bersejarah dengan berlangsungnya pawai api Asian Games kelanjutan dari Mrapen dan Prambanan, dalam perjalanan menuju Solo lalu lanjut ke Blitar Jawa Timur sebelum akhirnya menyebrang ke Bali

Sumber: Wikimedia

Pawai obor Asian Games 2018 memberikan inspirasi wisata di Jawa Timur yang barangkali belum masuk daftar perjalanan. Setelah melewati Jawa Tengah, obor Asian Games 2018 masuk ke Jawa Timur melalui Blitar. Salah satu destinasi wisata sejarah di Blitar adalah makam Bung Karno, Presiden Pertama RI. Bagi penyuka wisata museum, destinasi ini bisa jadi pilihan jika ingin menjelajah Jawa Timur, sekaligus berziarah. Makam Bung Karno merupakan kompleks pemakaman yang didesain dengan bangunan Joglo yang khas. Di kawasan kompleks pemakaman ini juga terdapat perpustakaan dan Museum Bung Karno. Jika berkunjung ke Museum Bung Karno di area kompleks ini, jangan lupa mengabadikan momen di ikon utamanya, lukisan Ir Soekarno tepat di pintu masuk museum. Ikon ini menjadi tujuan utama para wisatawan

Sumber: Wikimedia

Dari Jawa Timur, obor Asian Games 2018 menyeberang ke Bali. Pantai Kuta yang sudah sangat populer di Bali menjadi tempat bersejarah dari perjalanan ajang olahraga dunia ini. Seleb peselancar Hamish Daud membawa obor dengan berselancar di Pantai Kuta ini. Meski barangkali sudah terlalu mainstream, Pantai Kuta tetap menjadi destinasi wisata pilihan di Bali. Pantai ini dikenal juga sebagai sunset beach. Menikmati matahari terbenam di Pantai Kuta Bali selalu membawa perjalanan kenangan tersendiri. Saking terkenalnya Pantai Kuta, mungkin tak banyak yang tahu kalau dahulu kala pada zaman Belanda, Pantai Kuta adalah tempat produk lokal diperdagangkan.  Pantai Kuta menjadi basis perdagangan antara penduduk Bali dengan orang dari luar Bali.

This Page is Under Construction