Family
7 Cara Kekinian untuk Mengajak Anak Bergaya Hidup Sehat
SHARE THIS POST
0 0 0 0

Betapa pentingnya untuk membiasakan anak bergaya hidup sehat saat ini. Banyaknya restoran cepat saji dan beralihnya aktivitas tatap muka ke digital boleh dibilang dua tantangan utama yang harus dihadapi orangtua. Terlalu larut dalam pergeseran cara hidup ini akan membuat perkembangan anak tidak lagi maksimal. Mereka lebih suka bermalas-malasan di rumah sambil nonton YouTube atau main game, juga makan makanan yang kurang bergizi.

Tentu Anda tidak ingin anak terjebak dalam kebiasaan yang kurang sehat, kan? Karena itu, ajak anak bergaya hidup sehat sejak dini dengan cara-cara berikut:

Sumber: Freepik

Ajarkan rutinitas Anak-anak tidak akan tahu bagaimana mereka harus menjalani hidup; Anda lah yang harus mengajarkannya. Mulailah dengan membiasakan untuk sarapan, minum lebih banyak air putih, tidur cukup dan teratur, mencuci tangan dan kaki setiap habis bepergian atau setiap hendak makan, hingga kapan mereka harus mandi, bermain, atau belajar. Tanpa disadari, rutinitas ini akan tertanam dalam diri anak sehingga kelak mereka akan terus mengikuti jadwal yang telah Anda buat untuknya.

Sumber: Freepik

Makan bersama Bisa dimengerti jika kesibukan yang begitu padat membuat orangtua jarang sekali bisa pulang dari kantor tepat waktu. Akhirnya, jarang sekali ada keluarga yang masih menerapkan kebiasaan makan malam bersama. Padahal, saat makan bersama biasanya terjadi komunikasi antara orangtua dan anak. Orangtua bisa memberi contoh makan yang sehat, saling bercerita mengenai kegiatan sehari-hari, juga membicarakan masalah keluarga secara terbuka.Sesekali Anda juga bisa mengadakan piknik atau barbeque-an bersama keluarga.

Sumber: Instagram

Biasakan anak untuk selalu aktif Screen time yang berlebihan menjadi masalah utama anak-anak zaman now. Segera ubah kebiasaan ini jika tak mau anak tergantung pada gadget. Kiatnya, buat anak sibuk dengan kegiatan lain. Biasakan anak jalan-jalan sore, membaca, menggambar, main ke playground, atau bersepeda, sebagai kegiatan harian mereka. Atau, belajar panjat dinding, ikut kelas-kelas craft atau memasak, ke museum, atau nonton teater, di waktu senggangnya. Saat ke mall, ajak anak bermain di Kidzooona, Miniapolis, atau Rockstar Gym, yang membuat mereka bermain dengan anak-anak lain. Jangan lupa, selalu dampingi saat anak bermain.

Sumber: Freepik

Libatkan anak dalam menyiapkan menu makan Makanan dan jajanan yang tersedia bagi anak saat ini membuat anak kelebihan gizi, dan hal ini yang menjadi cikal-bakal obesitas pada anak. Kebiasaan membeli donat selusin, minum minuman bersoda, atau menikmati segelas besar frappuccino dari kedai kopi premium, lama-kelamaan membuat anak enggan mengonsumsi makanan rumahan. Kurangi konsumsi gula dari pola makan anak, dan perbanyak konsumsi buah. Ajarkan anak untuk makan makanan yang tersedia di rumah, dengan melibatkan mereka dalam menentukan menu makan.

Sumber: Instagram

Daftarkan klab olahraga Kenalkan anak pada ragam olahraga, dari bersepeda, berenang, badminton, aikido, soccer, atau apapun jenis olahraga yang tersedia di sekolah atau di lingkungan rumahnya. Olahraga individual melatih anak untuk disiplin dan menguasai diri. Sedangkan olahraga permainan akan mengajarkan anak pada teamwork, membuat strategi, juga menerima kekalahan. Anda bisa memasukkan anak ke klab-klab olahraga seperti  Funletics, Brazillian Soccer Academy, atau Swimtime Aquatics. Klab-klab seperti ini baik untuk menyalurkan energi anak, sekaligus menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup mereka.

Sumber: Freepik

Kenalkan pada alam dan kegiatan luar ruang Mengajak anak liburan yang fancy tentu menyenangkan. Namun, ajak juga anak liburan yang lebih merakyat, yang membuat mereka mengenal alam atau kegiatan luar ruang. Camping atau touring akan menyenangkan dan membuat anak suka bertualang. Saat ini banyak sekali lokasi glamping yang membuat anak bisa menikmati suasana alam namun dengan fasilitas yang lengkap dan nyaman. Saat Anda ingin mengajak anak liburan ke Yogyakarta atau Bali, misalnya, sekali-kali lakukan perjalanan darat dengan membawa mobil sendiri.

Sumber: Freepik

Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin Jangan menunggu anak sampai sakit baru Anda mengajaknya memeriksakan kesehatan. Lakukan perawatan pencegahan secara rutin sejak dini. Misalnya, memeriksakan kesehatan gigi dan matanya sejak dini. Dengan demikian anak akan terbiasa menjaga kesehatan mata dan giginya agar tidak mengalami gangguan.

Tak sulit kan, mengajak anak bergaya hidup sehat?
This Page is Under Construction