Food
7 Hidangan yang Cocok Dinikmati Hangat-hangat Saat Turun Hujan
SHARE THIS POST
0 0 0 0

Kalau sedang turun hujan, perut mendadak seperti ingin diisi. Untungnya, ada banyak makanan dan minuman yang bisa jadi penawar hawa dingin saat musim hujan. Terutama minumannya, yang juga bisa jadi obat kangen pada jajanan kampung. Nah, coba deh tujuh hidangan yang enak dinikmati hangat-hangat saat turun hujan ini.

 

Sumber: Instagram

Bandrek Bandrek pasti mengingatkan Anda saat jalan-jalan ke Puncak, karena minuman asal Tanah Sunda ini memang jadi andalan untuk melawan udara dingin. Anda bisa saja menikmati bandrek dalam kemasan siap seduh, tapi bandrek tradisional yang dimasak langsung dengan jahe, gula aren, kulit kayu manis, susu kental manis, berbagai rempah lain pasti lebih sedap. Dengan bahan-bahan tersebut, bandrek jadi minuman penawar perut kembung dan masuk angin. Kunjungi saja Sate Khas Senayan (Lippo Mall Puri) jika Anda sedang ingin bandrek.

 Sumber: Instagram

Sekoteng Dari manakah asal sekoteng? Ada yang mengatakan dari Jawa Tengah, karena sekoteng berasal dari kata “nyokot weteng” yang artinya “menggigit perut”. Ada pula yang bilang minuman ini berasal dari China, karena istilah sekoteng sebenarnya berasal dari bahasa Hokkian “su ko thung” atau “si guo tang” yang artinya sup empat buah-buahan. Yang jelas, minuman hangat ini merupakan hasil rebusan jahe dan gula merah. Biasanya diisi kacang tanah, kacang hjau, potongan roti, dan kolang-kaling. Anda tak perlu menunggu abang yang menjual sekoteng dalam gerobak pikulnya. Cukup kunjungi Kafe Betawi untuk menghangatkan tubuh saat hujan.

Sumber: Instagram

Wedang angsle Banyak yang sulit membedakan antara sekoteng dan wedang angsle. Padahal bedanya ternyata sangat kentara, walaupun sama-sama dijual pada malam hari. Kalau sekoteng asalnya dari Jawa Tengah, angsle berasal dari Jawa Timur. Wedang angsle menggunakan kuah santan, dengan isi ketan, kacang hijau, kacang tanah goreng, mutiara, kolang-kaling, roti tawar, dan petulo (kue dari tepung beras dan santan). Sekarang sih, wedang angsle juga bisa dinikmati dingin dengan tambahan es batu. Kalau lagi ingin, langsung saja mampir ke Sate Khas Senayan ya.

Sumber: Instagram

Bubur jagung dan sapi cincang Bubur biasanya disajikan hangat saat sarapan. Namun kalau Anda mau menikmatinya pada malam hari saat turun hujan, tak ada salahnya juga. Apalagi bubur jagung dengan taburan daging sapi cincang dan cakwe di Tawan (Lippo Cikarang atau Lippo Mall Kemang) ini bisa dipesan sepanjang hari. Kombinasi rasa manis dari jagung dan gurih dari santan dan daging sapinya itu benar-benar bikin nggak bisa berhenti makan! Kalau mau hidangan yang tidak terlalu mengenyangkan, bubur jagung ini bisa jadi pilihan.

Sumber: Instagram

Soto Padang Hampir setiap daerah di Indonesia punya hidangan soto. Masing-masing hadir dengan ciri khasnya, misalnya soto lamongan dengan taburan koya-nya, atau soto betawi dengan kuah santan dan jeroan sapi. Beda lagi dengan soto padang, yang menggunakan kuah kaldu sapi dengan irisan daging sapi goreng, bihun, perkedel kentang, plus daun-daunan aromatik. Yang jadi penanda utamanya adalah kerupuk merah yang ditaburkan sebelum dihidangkan.

Sumber: Instagram

Curry Laksa Asal-muasal curry laksa diperkirakan dari pertemuan mi ala China dan kari dari Malaysia. Yang dinamakan laksa kari sendiri pada dasarnya sup mi dengan kuah kari dari santan kental yang pedas. Topping-nya terdiri atas ayam suwir, tahu goreng, kecambah, dan sambal. Terkadang juga ditambah dengan udang. Bumbunya antara lain sereh, kunyit, terasi, bawang merah, bawang putih, daun pandan, mentimun, daun mint, dan jeruk limau. Hm… terbayang kan, menikmati sajian hangat yang kaya rasa ini? Segera kunjungi Papparich (Lippo Mall Kemang atau Lippo Mall Puri) untuk bersantap bersama keluarga.

Sumber: Instagram

Iga Garang Asem Siapa suka hidangan berkuah panas dengan citarasa yang asam dan pedas? Hm… garang asem pasti cocok untuk yang sedang butuh comfort food. Makanan khas Jawa Tengah ini biasanya menggunakan daging ayam yang dimasak dalam daun pisang bersama santan, cabe rawit, daun salam, sereh, belimbing wuluh, dan tomat. Namun, Kafe Betawi menyajikan garang asem dengan daging iga sapi yang tentu tak kalah lezat. Segarnya pasti bikin Anda merem-melek!

Kalau Anda, hidangan hangat apa yang jadi pilihan saat turun hujan?

This Page is Under Construction