Family
Cara Kreatif “Hot Daddy” Berakhir Pekan
SHARE THIS POST
0 0 0 0

Akhir pekan sebagai hari yang membahagiakan. Bagaimana tidak, rutinitas padat dari Senin hingga Jumat yang sudah begitu melelahkan, berganti warna di Sabtu dan Minggu tiba. Untuk sebagian orang, di dua hari libur atau biasa disebut akhir pekan atau weekend itu banyak diisi dengan beragam aktivitas. Baik itu aktivitas bersama orang-orang tersayang, shopping atau jalan-jalan ke mal, kulineran, atau sekadar keliling tempat tinggal sekitar.

Kumpul seru bareng keluarga jadi hal yang dinanti. Apalagi misalnya Anda yang jadi seorang ayah, ditunggu-tunggu buah hati untuk bermain bersama menjadi hal paling menyenangkan. Bermain bersama anak-anak tentunya akan membuat mereka tidak “kehilangan” sosok ayah.

Nah cara apa yang dipilih untuk menciptakan momen bersama anak, ini kembali kepada personal dan usianya. Ayah bisa menjadikan rumah sebagai tempat bermain atau jika memboyong keluarga untuk liburan singkat.

Sumber: Static Standard

Bermain di rumah

Kebersamaan ayah dan anak yang kerap menjadi acuan salah satunya hot daddy David Beckham dan putra putrinya. Terlihat intimasi hubungan ayah anak meski tak selalu harus bertemu. Namun ketika bertemu terasa hangat kebersamaannya. Memang tak bisa dibandingkan kehidupan jet set mereka dengan berbagai fasilitasnya. Namun bagaimana mereka menciptakan kebersamaan patut dicontoh.

Kalau pun tak bisa terbang menemui anak seperti yang dilakukan Beckham, para hot daddy bisa menciptakan kebersamaan dengan meningkatkan kreativitas anak-anak di rumah. Ayah bisa mendampingi anak usia balita menggambar pohon, hewan, atau hal-hal yang disukai anak-anak. Bisa juga membacakan cerita (story telling). Tebak gambar, bisa gambar hewan, pohon, atau nama-nama buah, juga bisa menjadi aktivitas menyenangkan di rumah.

Menjelang malam, ayah juga bisa ajak anak nonton bareng film kesukaannya. Biarkan mereka menceritakan kisah-kisah di film tersebut. Justru hal ini akan menguatkan ikatan emosional antara ayah dan anak-anak. Hal terpenting lainnya adalah, ayah dirasakan oleh mereka sebagai pelindung dan pemberi kenyamanan. Nah, sebelum mereka tidur, berikan sedikit waktu dengan membacakan cerita yang mereka mau.

Sumber: Baca.co.id

Bermain di alam terbuka

Selain beraktivitas di dalam rumah, ayah juga bisa mengajak anak-anak bermain di luar rumah. Bisa saja bermain di kebun rumah. Nah, hal ini sangat bisa memberi dan menanamkan nilai-nilai kepada mereka bagaimana menanam yang baik dan benar, cara menyiram, dan lainnya. Hal terpenting, bisa menumbuhkan kecintaan mereka kepada lingkungan tempat tinggalnya.

Ayah bisa juga lho membawa mereka ke tempat bermain atau tempat wisata yang memakai bahan-bahan alami di sekitar tempat bermain. Contohnya, ketika ayah membawa anak-anak ke pantai, biarkan mereka mengeksplor diri bermain pasir untuk membuat aneka bentuk dalam imajinasi mereka. Nah cara ini dipilih oleh Rio Dewanto, artis yang boleh dibilang masuk dalam jajaran papan atas di Indonesia ini.  Beberapa waktu lalu, dia dan keluarganya pergi liburan ke Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Gili Air, Lombok. Rio tak lupa membawa putri cantiknya bermain di pantai. Dari bermain pasir, bermain air, hingga bersepeda.

Saat berada di pantai, Rio dan keluarga begitu asyik menikmati hari berada di pinggir pantai sembari melihat pemandangan indah sunset. Salma, putri Rio pun asyik merangkak di antara butiran pasir dengan pengawasan  Rio dan Atiqah. Tak berhenti sampai di situ, Rio membawa Salma bermain air dan melepaskannya sendiri tetapi tetap dalam pengawasan. Salma pun bergerak lincah merangkah di air. Selang beberapa waktu kemudian, Rio membawa anaknya bermain sepeda mengitari Gili Air.

Sumber: BisnisWisata.co.id

Bermain sambil edukasi

Ayah juga bisa memilih permainan kreatif lainnya seperti mengajak ke tempat bermain, seperti permainan tradisional. Secara tidak langsung ayah dapat mengenalkan mereka nama-nama alat permainan tradisional tersebut. Hal ini sekaligus membuat mereka mencintai budaya negeri sendiri. Juga tidak menghilangkan akar budaya mereka berasal.

Membawa mereka keluar rumah dengan melakukan permainan melompat dan memanjat pun dapat meningkatkan rasa percaya diri dan keberanian dalam diri mereka. Ini terutama untuk ayah yang punya anak berusia 2 hingga 3 tahun.

Ayah juga bisa kreatif menciptakan permainan sendiri. Bisa juga lho berkemah di luar rumah saat malam hari. Sambil mengajak mereka bernyanyi atau berbagi dan bertukar cerita. Berpetualang dengan memakai kereta keliling kota bersama mereka juga bisa lho. Aktivitas ini bisa banget dipakai ayah untuk memberikan edukasi bagaimana memberikan pelajaran cara berintekrasi kepada orang lain, contohnya saat bertemu petugas jaga atau petugas loket, atau sesama penumpang.

Ayah juga bisa membawa anak-anak ke tempat pemancingan. Nah, di sini bagaimana cara ayah mengajarkan mereka bersabar untuk mendapatkan sesuatu. Memang, untuk menjadi ayah yang dianggap sempurna perlu waktu dan cara. Secara bertahap, Anda dapat membangun kepercayaan diri saat mengasuh anak-anak.

Aktor Dwi Sasono punya caranya sendiri untuk bisa selalu bareng keluarga. Agar dirinya tetap dekat dengan anak, Dwi selalu mengajak anak-anaknya bermain ke alam.  Dwi Sasono begitu mencintai road trip ke alam seperti Pelabuhan Ratu salah satunya.

Dwi pun nyetir sendiri untuk keluarganya. Nah, Dwi  termasuk ayah yang senang mengajak anak-anaknya jalan-jalan berfaedah. Itu karena dulu orang tuanya juga senang mengajak dirinya jalan-jalan.  Jadi, hal itu menurun pula dalam dirinya. Hingga saat menjadi ayah pun hal itu ia rasakan.

Nah, Dwi Sasono ini paling suka mengajak anak-anaknya ke alam. Tak lain karena di Jakarta sudah tak ada lagi tempat yang alami untuk bisa dinikmati. Dengan membawa anak-anak ke alam, menurut Dwi, anak-anak bisa tahu dan mengenal Indonesia lebih luas lagi. “Indonesia itu sangat luas dengan pemandangan indah yang sama dengan negara-negara di dunia lainnya. Jadi, tak usah pergi jauh-jauh ke luar negeri untuk menikmati pemandangan indah, di Indonesia sudah cukup,” tambah Dwi lagi.

Dwi bakalan mengajak  ketiga anak-anaknya untuk terus mengeksplor Indonesia dengan melakukan road trip. Sebagai ayah, Dwi mengajarkan cinta tanah air dan negara itu sangat penting untuk menumbuhkan rasa nasionalisme kepada anak-anaknya.

This Page is Under Construction