Lifestyle
Checklist Pertemanan Sehat, Apa Saja?
SHARE THIS POST
0 0 0 0

Merawat pertemanan tak semudah mengawalinya. Selain keluarga, teman baik hingga teman dekat dan sahabat tetap menjadi bagian penting dalam siklus hidup. Bagaimana pun kita butuh teman bicara atau teman berbagai kesenangan pun kesulitan. Hanya pertemanan sehat yang bisa membahagiakan termasuk menjadi andalan ketika sedang kesulitan tanpa merasa saling terbebani.

Pertemanan sehat menguatkan kita tanpa membuat kita bergantung satu sama lain. Ada kalanya punya waktu untuk diri sendiri, namun juga tahu kapan waktunya bersama. Membebaskan diri sebagai individu yang punya impian dan rutinitas masing-masing, memaklumi kondisi masing-masing, namun tetap merangkul ketika waktunya bersama.

Coba cek daftar pertemanan kamu. Mulai teman sekolah, kerja, atau pertemanan yang dipertemukan dalam pergaulan bahkan perjalanan.

Dari banyak daftar teman kamu, coba kroscek mana yang masuk dalam daftar pertemanan sehat. Jika sudah punya daftarnya, selanjutnya kita bisa pelihara pertemanan sehat demi mental yang sehat. Sebab, pertemanan yang tidak sehat hanya akan menganggu kesehatan mental kita yang pada akhirnya malah menganggu kesehatan lainnya.

Psychology Today mencatat beberapa pertemanan tidak sehat yakni ketika sudah mulai menggerogoti mental. Waktunya move on kalau ternyata pertemanan hanya menjadi beban pikiran. Kita mulai ya checklist pertemanan sehat.

Sumber: Freepik

Seimbang antara memberi dan menerima

Pertemanan masih dibilang sehat kalau kedua pihak saling memberi dan menerima dalam porsi seimbang. Jangan sampai salah satu dominan. Dia atau kamu lebih banyak memberi, sebaliknya satu pihak lebih sering menerima saja. Hubungan yang baik selalu memastikan keduanya mendapatkan kemudahan, ada kalanya memberi pun menerima. Berkenan menerima tak selalu harus dalam posisi memberi. Pun ketika memberi, dalam hal apa pun, waktu, perhatian, tenaga, materi, tidak selalu harus mengandalkan salah satu pihak.

Sumber: Freepik

Menghargai pilihan individu

Pertemanan berjalan sesuai siklus hidup. Pada masanya seseorang bisa saja mengubah haluan membuat pilihan hidup. Di sinilah pertemanan teruji. Pertemanan sehat memahami setiap individu punya pilihan. Menghargai apa pun pilihan teman kita menandakan hubungan yang sehat. Meskipun belum tentu sesuai dengan kita, namun menjaga sikap saling menghargai bahwa setiap orang berhak menentukan pilihan, adalah tantangan berat dalam pertemanan sehat.

Sumber: Freepik

Menjaga rahasia

Ada kalanya kita harus menyimpan sendiri rahasia, namun kadang ketika diri sendiri tak kuat menahannya, tetap butuh teman bicara. Apa pun yang pada awalnya ingin kita simpan sendiri namun akhirnya butuh disampaikan ke teman dekat, itulah tantangan pertemanan menjaga rahasia. Menjaga rahasia menjadi salah satu bentuk penghargaan atas privasi teman kita. Pertemanan sehat menghargai amanat menjaga rahasia ini.

Sumber: Freepik

Menggali kekuatan diri

Setiap orang punya kekuatan sekaligus kelemahan. Bagaimana teman kita melihat ini akan menentukan apakah hubungan cukup baik atau tidak. Teman yang baik dalam hubungan sehat akan membawa kita pada hal positif termasuk menggalinya dari dalam diri. Rasa bahagia yang muncul ketika teman sukses meraih potensi dirinya, ini salah satu tanda pertemanan sehat.

Sumber: Freepik

Mengingatkan pada kebaikan

Setiap orang bisa saja salah jalan dalam perjalanan hidupnya. Pertemanan sehat menghargai pilihan pribadi, namun juga tak bosan pun segan mengingatkan kembali kepada hal baik. Kalau salah satu terjerumus, teman baik akan mengingatkan tanpa menggurui.

Sumber: Freepik

Berusaha tidak menyakiti

Pertemanan sangat mungkin terjerumus kepada masalah menyakiti perasaan. Sikap yang keliru, kata-kata yang menyinggung dan berbagai hal negatif bisa saja terjadi. Pertemanan sehat berusaha menjaga hal ini tidak terjadi atau setidaknya meminimalisasi.

Sumber: Freepik

Menghargai keluarga, pasangan, kehidupan pribadi

Rasa memiliki tinggi dalam pertemanan bisa saja muncul namun sekali lagi setiap individu punya pilihan pribadi. Tanda pertemanan sehat menghargai keluarga, pasangan, kehidupan pribadi setiap individu di dalamnya. Meski kriteria keluarga dan pasangan ideal bisa berbeda, namun ketika itu sudah menjadi pilihan pribadi, pertemanan sehat berusaha menghargai setiap pilihan.

Sumber: Freepik

Tidak bertepuk sebelah tangan

Pertemanan bisa berubah menjadi kisah percintaan. Pertemanan sehat bisa terganggu masalah romantisme seperti ini. Jika terjadi cinta bertepuk sebelah tangan ini bisa menghancurkan pertemanan sehat. Jika keduanya saling cinta, tak ada masalah. Namun ketika salah satu pihak memutuskan membuat pilihan pribadi lain, dalam hal pasangan hidup, tantangan terbesarnya adalah memelihara pertemanan tetap sehat atau meninggalkannya karena kondisi ini paling mungkin menganggu hubungan.

This Page is Under Construction