Food
Do’s & Don’ts Makan Sahur dan Berbuka Supaya Kamu Nggak Lemas saat Puasa
SHARE THIS POST
0 0 0 0
Baru setengah hari menjalani puasa, tapi tubuh sudah terasa lemas dan lesu? Mungkin pola makan kamu saat sahur dan buka puasa yang kurang tepat. Supaya tubuh tetap segar dan semangat beraktivitas selama puasa, ini do’s and don’ts makan sahur dan berbuka puasa yang perlu kamu ikuti. Do’s:

Sumber: Photo by Travis Yewell on Unsplash

  • Makan menu sahur yang lengkap terdiri dari karbohidrat, protein, sayur serta buah. Nutrisi lengkap akan membuat tubuhmu kuat dan tidak lemas beraktivitas saat puasa seharian.

Sumber: Photo by Jez Timms on Unsplash

  • Perbanyak makan sayur dan buah saat sahur. Kandungan serat yang tinggi dalam sayur dan buah akan membuat perutmu terasa kenyang lebih lama. Selain itu kandungan airnya juga banyak sehingga membantu menjaga tubuh supaya nggak kekurangan cairan.

Sumber: Photo by Joseph Greve on Unsplash

  • Saat sahur atau buka puasa, minumlah sedikitnya dua gelas air putih setelah makan. Tidak hanya menjaga tubuh tetap terhidrasi, air putih juga sangat penting membantu tubuh tetap melakukan tugasnya dalam proses pencernaan.

Sumber: Photo by NeONBRAND on Unsplash

  • Berbukalah dengan yang manis. Bisa minum teh manis hangat, tiga butir kurma, kolak atau buah potong segar seperti melon dan pepaya. Setelah seharian berpuasa, tubuh harus segera mendapatkan energi dari makanan manis yang kandungan gulanya cepat diserap.

Sumber: Photo by Derek Story on Unsplash

  • Air kelapa bisa jadi alternatif berbuka puasa ataupun sahur yang sehat, kalau kamu bosan minum air putih. Air kelapa mengandung elektrolit yang bisa menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.
  Don’ts:

Sumber: Photo by Sascha Israel on Unsplash

  • Makan sahur seadanya, asalkan perut kenyang. Agar kuat berpuasa dari Subuh sampai Maghrib, tubuh memerlukan nutrisi yang lengkap. Menyiapkan makan sahur memang jadi tantangan saat bulan puasa karena mata masih sangat mengantuk. Kamu bisa pilih menu sahur yang mudah disiapkan misalnya telur dadar, tumisan sayur, sayur bening atau ayam goreng yang sudah dibumbui malam harinya.

Sumber: Photo by bady qb on Unsplash

  • Minum teh manis saat sahur tak disarankan. Gula cepat diserap tubuh dan meningkatkan energi, namun cepat juga hilangnya sehingga kamu jadi lebih mudah lemas di pertengahan hari. Sebaiknya ganti teh manis dengan air putih atau air kelapa.

Sumber: Photo by Chinh Le Duc on Unsplash

  • Buka puasa dengan gorengan dan makanan manis terlalu banyak nggak hanya membuat perut terasa sesak, tapi juga membuat berat badan lebih cepat naik. Kamu boleh saja makan gorengan atau kolak saat buka puasa, tapi batasi konsumsinya. Lebih baik pilih makanan yang dipanggang, direbus, dikukus atau ditumis dengan sedikit minyak.

Sumber: Photo by Travis Yewell on Unsplash

  • Langsung makan banyak-banyak saat buka puasa akan membuat pencernaan kamu terganggu, dan timullah sakit perut. Para pakar kesehatan menganjurkan supaya makan secara bertahap untuk tetap sehat saat puasa, mulai dari air putih beberapa teguk, sedikit makanan manis, dan selang minimal setengah atau satu jam baru makan besar.
This Page is Under Construction