Lifestyle
Duh, Kamu Kecanduan Ngemil? Begini 8 Cara Mengatasinya
SHARE THIS POST
0 1 0 0

Pernah dengar istilah ‘kecanduan ngemil’? Nggak perlu heran, kecanduan ngemil memang bisa benar-benar terjadi, atau secara nggak sadar kamu juga sedang mengalaminya!

Orang yang kecanduan ngemil mungkin terlihat sebagai masalah sepele. Tapi kalau keinginan ngemil berlebihan dibiarkan terus-menerus, akibatnya bisa buruk bagi kesehatan. Mulai dari kegemukan, diabetes hingga yang paling parah gangguan jantung.

Tapi seperti apa sih ciri-ciri orang yang kecanduan ngemil atau makan?

Dikutip dari Good House Keeping, beberapa ciri kecanduan ngemil adalah ingin mengunyah terus-menerus ketika perut tidak terasa lapar. Tanda lainnya, kamu sulit berhenti makan padahal sebenarnya kamu sangat ingin berhenti. Makan dalam jumlah banyak sekaligus, makan sembunyi-sembunyi karena takut dinilai orang lain atau merasa bersalah karena tidak bisa mengontrol nafsu ngemil, juga termasuk beberapa ciri kecanduan ngemil. Lalu gimana caranya supaya keinginan ngemil kamu lebih terkontrol? Yuk, baca tips berikut ini.

Sumber: Freepik

“Pada beberapa orang, makanan itu seperti narkoba. Kamu sakaw, dan kamu tidak bisa berhenti (makan). Orang-orang seperti itu harus cari tahu makanan apa yang bisa memicu kondisi mereka. Dan seperti obat-obatan, kamu harus berhenti menyantap makanan itu,” kata Direktur Eating Disorder Resource Center Judith Brisman, MD.

Sumber: Freepik

Makanan atau camilan yang bisa memicu kecanduan biasanya berupa karbohidrat putih dan manis. Kalau kamu ingin stop kecanduan ngemil, maka hindari makanan mengandung gula tinggi, keripik kentang, roti putih, popcorn juga makanan dengan pengawet dan penambah rasa.

Sumber: Freepik

Pilih makanan yang membuat kamu lebih lama merasa lapar. Protein tinggi dari ikan dan dada ayam, sayuran segar dan makanan yang tidak diproses bisa membuat pola makanmu lebih sehat.

Sumber: Shutterstock

Kalau ingin kontrol hasrat makan manis dan gurih, pastikan akses ke makanan-makanan itu sulit dijangkau. Kamu bisa menaruh camilan di atas lemari, kabinet dapur paling atas, atau laci-laci yang nggak mudah terlihat. Dengan begitu, hasrat ngemil juga nggak selalu datang tiap waktu.

Sumber: Freepik

Kalau kamu merasa lapar, coba untuk nggak langsung menyambar camilan. Lapar yang dirasakan bisa jadi sebenarnya akibat dehidrasi. Dilansir Women’s Health Mag, jika tiba-tiba kamu lapar padahal baru saja makan, coba terlebih dahulu minum segelas air putih. Kalau ternyata laparnya hilang, berarti yang kamu butuhkan cuma air.

Sumber: Freepik

Beraktivitas bisa membuat keinginan ngemil kamu teralihkan. Coba saja jalan-jalan sebentar di lingkungan kantor atau rumah, mengobrol dengan teman (tapi jangan ngegosip, ya!) atau kalau sedang ada waktu luang, lari-lari kecil di sekitar rumah. Selain tubuh lebih sehat, kecanduan ngemil kamu bisa lebih dikontrol.

Sumber: Shutterstock

Kalau keinginan ngemil nggak bisa ditahan lagi, pilih camilan yang perlu waktu lama atau ‘usaha’ untuk dimakan. Mungkin kamu bisa coba kacang pistachio atau almond yang kulitnya susah dikupas. Kalau untuk memakannya saja butuh waktu lama, kamu akan bosan dan jadi nggak tertarik ngemil lagi.

Sumber: Freepik

Keinginan ngemil biasanya datang di sore atau malam hari. Nah, kalau hasrat ngemil datang, cobalah tidur lebih awal. Belum ngantuk? Kamu bisa melakukan aktivitas yang repetitif supaya cepat ngantuk, misalnya membaca buku, coloring therapy atau kegiatan lain yang membuat nyaman. Dengan ‘mengajak’ tubuh untuk tidur, maka kamu juga bisa menghilangkan keinginan ngemil.

This Page is Under Construction