Lifestyle
Olahraga “Ekstrem” di Gym yang Bikin Badan Fit
SHARE THIS POST
0 0 0 0

Kalau mendengar kata olahraga ekstrem apa yang muncul di pikiran? Apakah langsung terpikir outdoor sport atau olahraga yang memancing adrenalin? Enggak salah sih, tapi beberapa olahraga yang dilakukan di gym atau pusat kebugaran juga ada loh yang tergolong ekstrem. Apalagi buat kalangan awam atau kamu yang baru mulai aktif olahraga. Meski begitu, olahraga ekstrem di gym, terutama bagi yang awam atau newbie ini bisa bikin badan fit.

Obrolan bareng Stefanus, Sarjana Kedokteran yang berprofesi sebagai Group Fitness Instructor juga Certified Personal Trainer, menjawab seperti apa sih olahraga ekstrem di dunia fitnes yang bikin stamina makin baik.

Stefanus mengatakan  olahraga di gym bisa dibilang ekstrem kalau mempunyai dampak risiko yang tinggi ke tubuh, bisa menimbulkan cedera baik sendi, tulang belakang, pinggul dan bagian tubuh lain, apalagi jika tidak dilakukan dengan benar.

Sebenarnya kategori ekstrem dan heavy training bisa berbeda untuk setiap orang. Masing-masing orang memiliki kemampuan fisik yang berbeda dan pengalaman olahraganya pun tak sama. Jadi, kalau seseorang bilang kelas sepeda di gym ekstrem, bisa jadi buat sebagian yang lain biasa saja.

Bagi pemula atau yang baru memulai olahraga, penting untuk  mengenali jenis latihan dan bagaimana melakukanya dengan benar.  Niatan olahraga di gym mesti dibarengi pengetahuan tentang olahraga yang tepat dibutuhkan tubuh, sesuai sasaran yang mau dicapai, dan mencari instruktur yang tepat agar hasilnya optimal.

Jangan sampai hanya karena tren, ikut-ikutan olahraga tertentu tapi tidak sadar risikonya sehingga tujuan sehatnya justru tidak tercapai.

Jadi ekstrem atau enggak, masing-masing pribadi bisa mengukur sesuai kemampuan tubuhnya. Menurut Stefanus dan Rico Tungadi, Sarjana Komunikasi yang juga berprofesi sebagai Instruktur Group Fitness, berikut beberapa latihan di dunia fitnes yang tergolong ekstrem, bagi awam terutama, yang jika dilakukan dengan benar bisa memberikan dampak maksimal untuk stamina atau performa fisik.

Sumber: Medium

High Intensity Interval Training (HIIT)

HIIT merupakan latihan berintensitas tinggi yang digabungkan dengan latihan berintensitas rendah atau sedang, dalam jeda waktu tertentu.

Latihan HIIT ini di dalamnya terdapat berbagai macam gerakan yang fungsional untuk membantu meningkatkan fungsional sehari-hari. Latihannya beragam, bisa menggunakan gerakan tubuh atau bantuan alat.

Jadi, latihan ini bisa membantu seseorang misalkan yang semula tidak bisa jongkok dengan benar, jadi bisa jongkok lebih baik. Karena ternyata ada lho orang yang tidak mampu jongkok. Atau orang yang semula tidak memiliki kekuatan menarik atau mendorong, dengan latihan ini jadi bisa melakukan gerakan keseharian  tersebut dengan baik dan benar. Bonusnya, badan jadi fit tentunya karena latihan yang teratur dan baik benar sesuai arahan instruktur berpengalaman.

Latihan HIIT 30 menit saja tergolong ekstrem bagi pemula. Manfaatnya bisa membakar lemak lebih cepat bahkan usai olahraga pun masih terjadi pembakaran lemak. Namun detak jantung memang akan jadi lebih cepat saat latihan dengan metode HIIT.

Efek positifnya menaikkan performa dan stamina tentunya. Catatannya, latihan ini tidak diperbolehkan untuk ibu hamil dan orang dengan riwayat penyakit jantung.

Nah kalau pernah mendengar Crossfit, HIIT ini termasuk di dalam latihan Crossfit.  Jadi, selalu persiapkan diri dengan baik karena setiap olahraga pasti akan berdampak ke tubuh. Jika olahraga dilakukan dengan baik dan benar kita bisa minimalisasi risiko, sehingga bisa mendapatkan manfaat maksimal dari olahraga seperti peningkatan performa fisik.

Sumber: Fitness.co.uk

Suspension Training seperti TRX

Tahu dong latihan yang lagi hits ini, TRX. Suspension training salah satunya TRX ini juga tergolong latihan ektrem di gym atau studio, karena ada beberapa gerakan yang bisa menimbulkan cedera. Meski begitu, HIIT atau Crossfit masih lebih ektrem ketimbang TRX.

Anna, salah satu penggemar fitnes mengakui TRX sejak pertama kali dilakukannya tergolong olahraga berat bahkan ekstrem menurutnya.

“Sulit banget” akunya. Meskipun Anna tidak tergolong awam, sering jogging atau setiap hari berolahraga ringan, menurutnya TRX merupakan latihan fisik yang cukup berat.

Tentu saja, setiap orang memiliki kemampuan berbeda. Setiap latihan jika dilakukan dengan baik dan benar punya manfaat untuk tubuh. Jadi, latihan ini tetap bisa dilakukan namun tetap persiapkan diri dengan baik, kenali latihannya, latihan bersama instruktur dengan baik dan benar, demi meminimalisasi risiko cedera atau badan yang terasa sakit  bahkan saat tidak sedang latihan.

Sumber: FitTrainingInternational.com

Kelas Sepeda

Beda dengan bersepeda di alam terbuka atau sepeda di gym yang dilakukan sendiri. Kelas bersepeda di gym termasuk ekstrem bagi sebagian orang. Meski begitu bukan berarti tak bisa melampaui tantangannya terutama dalam melakukan berbagai gerakan saat bersepeda. Ketika olahraga ini dijalankan dengan baik dan benar, bisa meningkatkan stamina.

Anna  mengaku setelah menjalani kebiasaan fitnes dan memilih instruktur yang membantunya olahraga dengan baik dan benar, performa tubuhnya jadi lebih baik.

Dia bercerita sewaktu naik gunung dengan ketinggian 2799 meter di atas permukaan laut, dibandingkan teman-temannya yang lain, yang jarang olahraga, Anna tidak kelelahan. Jalan kaki di tempat wisata yang membutuhkan stamina tinggi juga bukan jadi masalah. Wisata di alam terbuka jadi lebih menyenangkan tanpa kelelahan, itu dampak yang dia rasakan setelah rutin olahraga.

Nah, kalau kamu, pilih latihan apa? Semangat olahraga ya.

This Page is Under Construction