Family
Trik Mengantar Anak Pertama Masuk Sekolah Tanpa Drama
SHARE THIS POST
0 0 0 0

Masuk sekolah merupakan salah satu tonggak perkembangan anak. Akan ada banyak hal yang membuat anak merasa tidak berada di zona nyamannya. Anak menangis saat masuk preschool tentu sudah biasa, tetapi Anda juga bisa mengantarkan anak masuk sekolah pertama kali tanpa drama tangisan.

Sumber: Freepik 

Ceritakan kegiatan asyik yang akan dilakukan anak di sekolah Sebelum hari pertama masuk sekolah, si kecil perlu tahu apa yang akan dihadapinya di sekolah. Ia akan bertemu teman-teman baru, bisa bermain playdough dan menempel gambar, juga menikmati snack pada waktunya. Hal ini sekaligus mengenalkan anak pada jadwal dan kebiasaan di sekolah.

 

Sumber: Freepik

Buat ritual berangkat sekolah yang akan selalu diingat anak Ada orangtua yang biasa memberikan ciuman pada dahi, pipi, dan dagu, ada yang membiasakan anak mencium tangan orangtuanya, atau sekadar tos-tosan. Apapun ritual Anda dan anak, ketika ritual itu sudah berlalu, anak akan tahu sudah waktunya masuk ke kelas tanpa orangtuanya.

Sumber: Freepik

Kenalkan anak pada gurunya supaya tahu akan ada yang membantunya Sebutlah nama gurunya, supaya anak bisa memanggilnya dengan mudah. Yang terutama, ketika ditinggalkan orangtuanya anak akan percaya diri karena ada guru yang bisa ia jadikan pegangan. Pastikan anak bahwa guru akan selalu ada untuk membantunya.

Sumber: Freepik

Kenali juga nama teman-teman barunya Kalau Anda memanggil teman-teman sekelas anak dengan namanya, misalnya, “Lihat Dion, kamu bisa bermain balok di meja Freya dan Sam”, hal itu akan membuat sekolah jadi terasa akrab dan aman bagi anak. Apalagi, pada dasarnya anak mudah membangun hubungan, jadi biarkan proses ini terjadi secara alami.

Sumber: Freepik

Ucapkan selamat tinggal dan langsung tinggalkan Inilah waktu yang paling menentukan apakah anak segera menunjukkan kemandiriannya. Kuncinya, jangan pergi tanpa berpamitan. Meninggalkannya diam-diam membuat anak kehilangan kepercayaan pada orangtuanya. Begitu berpamitan, jangan berlama-lama menunggu reaksinya. Hal ini justru akan membuat anak menggelendot lebih lama.

Sumber: Freepik

Tunjukkan wajah ceria ketika meninggalkannya Berikan kesan bahwa Anda pergi untuk membiarkan ia bersenang-senang bersama teman-temannya. Lambaikan tangan di luar jendela kelas, atau tunjukkan ekspresi wajah yang lucu. Pastikan anak tahu bahwa Anda akan segera datang menjemputnya saat pulang sekolah.

Sumber: Freepik

Jangan terlambat menjemputnya Jika sudah berjanji menjemputnya dari sekolah pukul 10.00, pastikan Anda hadir tepat waktu. Anda tentu tidak ingin anak merasa cemas karena tidak melihat wajah ibunya di sekolah. Begitu bertemu kembali, segera tanya apa saja yang membuatnya gembira di sekolah. Lebih bagus lagi jika sambil menikmati kudapan bersama.

This Page is Under Construction